Inilah Komposisi Susu Pengganti Makan Lansia yang Tepat

Inilah Komposisi Susu Pengganti Makan Lansia yang Tepat

Susu adalah alternatif untuk asupan nutrisi yang tepat saat lansia tidak mau makan. Tidak semua susu dapat diberikan kepada lansia. Oleh karena itu kita harus memperhatikan komposisi susu pengganti makan lansia agar kebutuhan gizinya tetap terpenuhi dengan baik.

Komposisi Susu Untuk Lansia

Berikut ini adalah komposisi yang harus ada pada susu pengganti makan lansia sehingga dapat diberikan kepada lansia yang tidak mau makan :

  1. Whey Protein

Whey protein merupakan nutrisi yang harus ada dalam komposisi susu untuk lansia. Whey protein mengandung sedikit kalori sehingga aman untuk lansia, selain itu protein ini dapat membuat kenyang lebih lama.

Whey protein juga dapat membuat otot lansia menjadi lebih kuat karena whey protein terdapat asam amino. Selain membuat otot kuat dan dapat mengenyangkan, whey protein juga dapat menjaga sistem imun lansia lebih kuat. Whey protein dapat mengaktifkan antioksidan dalam tubuh yang mampu menangkal radikal bebas.

  1. L-Karnitin

Nutrisi ini berfungsi untuk melindungi fungsi otak pada lansia yang sudah mengalami penurunan kemampuan. Pada lansia biasanya terdapat penyakit dimensia atau pikun.

Dengan adanya L-Karnitin diharapkan dapat menghambat proses penurunan daya ingat. Pada beberapa kasus L-Karnitin dapat memperbaiki dan menjaga agar otak tetap aktif dengan baik. Selain itu anjurkan lansia untuk membaca agar otak selalu beraktifitas.

  1. Probiotik

Probiotik adalah nutrisi pada susu yang berperan untuk menyeimbangkan kadar bakteri baik dan jahat dalam sistem pencernaan lansia. Lansia tidak memiliki pencernaan yang baik seperti saat masih muda.

Karena itu sistem pencernaan lansia perlu asupan nutrisi probiotik agar kesehatan pencernaan tetap terjaga dan nafsu makan akan membaik. Probiotik juga membantu untuk melancarkan BAB pada lansia saat kondisi bakteri seimbang.

  1. Inulin

Nutrisi ini merupakan salah satu zat yang mirip seperti serat pada sayuran dan larut dalam air. Inulin berfungsi untuk membuat pencernaan menjadi sehat dan melancarkan BAB. Hampir sama seperti probiotik namun Inulin memiliki fungsi lebih karena inulin juga dapat menjaga agar jantung pada lansia tetap sehat.

Seperti yang kita ketahui bahwa produksi hormon insulin pada lansia tidak sebanyak saat masih muda. Inulin memiliki kandungan fruktan atau gula yang tidak dapat dicerna tubuh sehingga baik untuk kadar gula darah.

Fruktan langsung menuju ke usus besar dan dapat menjadi sumber makanan bagi bakteri baik yang membantu proses pembusukan pada usus besar. Itulah mengapa inulin sangat baik bagi tubuh lansia.

Itulah tadi komposisi yang harus ada pada susu pengganti makan lansia. Kadar nutrisi yang tepat dan aman untuk dikonsumsi harian dapat meningkatkan kekuatan tubuh lansia. Semoga dengan mengkonsumsi susu ini kebutuhan gizi lansia dapat tercukupi dengan baik.